HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI : ANALISIS TGMD
Kata Kunci:
Indeks Massa Tubuh, motorik kasar, anak usia diniAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kemampuan motorik kasar anak usia dini di TK Islam Pancor Kopong. Perkembangan motorik kasar merupakan komponen penting dalam pertumbuhan fisik anak, khususnya dalam mengembangkan koordinasi, kekuatan tubuh, dan kemampuan mengendalikan gerak. IMT dipahami sebagai salah satu indikator status gizi yang dapat memengaruhi performa fisik anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek terdiri dari 37 anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan lembar ceklis. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, uji homogenitas Levene, serta uji regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS 26. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (IMT p = 0,196; TGMD p = 0,130), sedangkan uji homogenitas memperlihatkan nilai p = 0,494. Uji regresi menunjukkan hasil tidak signifikan (p = 0,477), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang bermakna antara IMT dan kemampuan motorik kasar anak. Korelasi keduanya berada pada kategori sangat lemah. Temuan ini mengindikasikan bahwa status gizi berdasarkan IMT bukan merupakan faktor utama yang menentukan kemampuan motorik kasar anak di sekolah tersebut.



