PERAN ORANG TUA DAN GURU DALAM PENANGANAN PERILAKU ANAK HIPERAKTIF
Kata Kunci:
anak hiperaktif, ADHD, peran guru, peran orang tua, PAUDAbstrak
Perilaku hiperaktif pada anak usia dini merupakan salah satu permasalahan perkembangan yang sering dijumpai di lembaga pendidikan anak usia dini. Anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) menunjukkan gejala utama berupa kesulitan memusatkan perhatian, impulsivitas, dan aktivitas motorik berlebihan yang dapat mengganggu proses pembelajaran maupun interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dan guru dalam penanganan perilaku anak hiperaktif di Raudatul Atfal Nurul Hikmah Pancor Kopong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas, dan dua orang tua anak yang menunjukkan perilaku hiperaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan penting dalam menciptakan lingkungan rumah yang terstruktur, memberikan dukungan emosional, menerapkan disiplin positif, serta menjalin komunikasi intensif dengan pihak sekolah. Sementara itu, guru berperan sebagai fasilitator pembelajaran melalui pengelolaan kelas adaptif, pembelajaran individual, serta pemberian penguatan positif. Penelitian ini menegaskan bahwa penanganan perilaku anak hiperaktif membutuhkan kolaborasi yang konsisten antara orang tua dan guru agar perkembangan anak dapat berlangsung secara optimal.



